NAMA DAN TUJUAN KERETA API INDONESIA

Kerata api "CIREBON EKSPRESS"

Tujuan : Jakarta - Cirebon

Kereta api Cirebon Ekspres diluncurkan pada tanggal 29 November 1989. Produk ini didesain untuk melayani pemerjalan koridor Cirebon - Jakarta. Perjalanan sejauh 219 km ditempuh dalam waktu 3 jam dan hanya berhenti di Stasiun Jatibarang dan Stasiun Haurgeulis.

KA Cirebon Ekspres menawarkan layanan kelas bisnis dan eksekutif dengan alternatif jadwal perjalanan sebanyak 4 (empat) kereta api per hari dari arah Cirebon - Gambir dan sebaliknya.

Sejak 25 Juli 2007, satu rangkaian Cirebon Ekspres diperpanjang rutenya sampai Brebes.

Satu rangkaian lagi direncanakan pula untuk diperpanjang rutenya sampai Ciledug di petak Cirebon-Purwokerto. Walaupun sempat dibuat jadwalnya (bahkan sempat dipampangkan di Stasiun Ciledug), namun kemudian perpanjangan rute ini kemudian dibatalkan.

Mulai tahun 2009 kereta api cirebon express ini yang biasa melayani cirebon jakarta pp, sekarang di lanjutkan hingga sampai stasiun tegal. dari 5 kali jadwal ka cirebon express hanya 2 kali perjalanan dari tegal ataupun dari jakarta.

JADWAL KA CIREBON EXPRESS Berangkat Tegal Pukul 06:00 Wib dan Tiba di Jakarta Gambir Pukul 10:36 Wib Berangkat Jakarta Gambir Pukul 11:00 Wib dan Tiba di Tegal Pukul 15:47 Wib Berangkat Tegal Pukul 16:50 Wib dan Tiba di Jakarta Gambir Hingga Jakarta Kota Pukul 20:40 Wib Berangkat Jakarta Gambir Pukul 18:30 Wib dan Tiba di Tegal Pukul 23:15 Wib

TARIF KA CIREBON EXPRESS TEGAL - JAKARTA.pp Rp 85.000 s/d 105.000 Untuk Kelas Eksekutif dan Rp 60.000 s/d 80.000 Untuk Kelas Bisnis.


Kereta api "ARGO JATI"

Tujuan : Jakarta - Cirebon

Kereta ini diluncurkan perdana pada tanggal 12 April 2007 pukul 14.00 dengan loko CC20335.Rangkaian kereta yang digunakan KA Argo Jati adalah Eks. KA Argo Gede Jakarta yang dihapus trayeknya. Jadwal keberangkatan KA Argo Jati adalah: KA 27 Dari Cirebon pukul 05.45 dan tiba di Gambir pukul 08.32. Berangkat lagi dari Gambir dengan KA 28 pukul 09.00 dan tiba di Cirebon pukul 11.42. Berangkat lagi dengan KA 29 pukul 14.00 dan tiba di Gambir pukul 16.48. Berangkat lagi dengan KA 30 pukul 17.10 dan tiba di Cirebon pukul 19.58.


Kereta api "ARGO PARAHYANGAN"

Tujuan : Jakarta - Bandung

Kereta yang menggantikan KAParahyangan dan KA Argo Gede ini melakukan perjalanan pertama dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Gambir pada 05.30 WIB.

"Perjalanan pertama KA Argo Parahyangan terdiri dari empat kereta eksekutif, dua bisnis, dan satu kereta makan," ujar Kepala Humas Daerah Operasi II Bandung, Bambang Setya Prayitno. Ia menambahkan KA Argo Parahyangan melayani tujuh jadwal perjalanan reguler.

Khusus untuk hari Senin, terdapat dua jadwal perjalanan fakultatif setiap pukul 04.00 WIB dan 08.45 WIB. Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi ledakan penumpang yang biasa terjadi.

Tarif KA Argo Parahyangan beragam, antara lain kelas eksekutif untuk Selasa hingga Kamis senilai Rp 50 ribu dan untuk akhir pekan serta hari libur sebesar Rp 65 ribu. Sementara tarif kelas bisnis tidak berubah yaitu Rp 30 ribu.

PT KAI menutup KA Parahyangan dan KA Argo gede akibat kerugian sekitar Rp 32 miliar setiap tahun. Ini dikarenakan banyaknya penumpang yang mulai beralih menggunakan jalur tol Purbaleunyi

Kereta api "ARGO BROMO ANGGREK"Tujuan : Jakarta - Surabaya (PS Turi)

Kereta api ini mulai dioperasikan pada tanggal 24 September 1997. Produk ini merupakan pengembangan (merek derivatif) dari KA Argo Bromo Anggrek JS-950 yang diresmikan pertama kali perjalanannya oleh Presiden RI pada tanggal 31 Juli 1995 menandai Hari Teknologi Nasional, 12 Agustus 1995.
Nama Bromo diambil dari nama salah satu gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Panorama wisata Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 m ini selain menyimpan makna ritual kultural dan religius juga menyajikan keindahan kawah dan keasrian alam lingkungannya yang membuat kawasan Gunung Bromo menjadi sangat terkenal dan menjadi salah satu tujuan wisata utama turis domestik maupun mancanegara. Sebutan Anggrek digunakan untuk menandai adanya derivatif merek dari produk sebelumnya, sehingga warna eksterior kereta tersebut disesuaikan dengan panduan warna setangkai bunga anggrek.
Perjalanan Gambir - Surabaya Pasarturi sejauh 725 km melalui lintas Utara ditempuh dalam waktu kurang dari 10 jam. KA Argo Bromo Anggrek dengan kapasitas 400 kursi terdiri atas 8 rangkaian kereta kelas eksekutif dan dalam perjalanannya hanya berhenti di Jatinegara (arah Gambir), Cirebon, Pekalongan dan Semarang Tawang, Kereta api ini biasanya dinas ditarik lokomotif CC203.
KA Argo Bromo Anggrek menyediakan saranan hiburan selama dalam perjalanan berupa tayangan audio/video show (Show On Rail). Selain saranan hiburan penumpang dapat juga memesan makanan dan minuman sesuai dengan menu pilihan yang disediakan dan bisa dinikmati baik di tempat duduk masing-masing maupun di kereta restorasi.

Kereta api "ARGO WILIS"

Tujuan : Bandung - Surabaya Kereta api Argo Wilis dioperasikan pertama kalinya pada tanggal 8 November 1998. Perjalanan sejauh 699 km ditempuh dalam waktu 11 jam dan selama dalam perjalanan hanya berhenti di Stasiun Cipeundeuy (berhenti luar biasa), Tasikmalaya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, dan Kertosono. Kereta api ini merupakan salah satu layanan eksekutif unggulan yang menghubungkan antara Kota Bandung dengan Kota Surabaya.
Kata Argo digunakan sebagai brand image layanan kereta api eksekutif. Kata Wilis diambil dari nama Gunung Wilis yang memiliki ketinggian 2.169 m dari permukaan laut dan merupakan tataran pegunungan yang panjang dengan puncak tertingginya berada di kawasan Bajulan Nganjuk, Jawa Timur.
KA Argo Wilis dengan kapasitas angkut 200 seat (13 rangkaian kereta kelas eksekutif) menawarkan alternatif perjalanan pada siang hari yang memungkinkan perjalanan menikmati indahnya panorama pengunungan di Bumi Parahyangan, Banyumas, Kali Serayu dan Kali Progo

Kereta api "Gajayana"
Tujuan : Jakarta - Malang

Kereta api Gajayana diresmikan pengoperasiannya pada tanggal 28 Oktober 1999. Sempat dirangkaikan dengan kelas bisnis pada awal pengoperasiannya.
Perjalanan sejauh 907 km ditempuh dalam waktu sekitar 14 jam 30 menit dan hanya berhenti di Stasiun Blitar, Tulungagung, Kediri, Madiun, Solobalapan, Yogyakarta dan Purwokerto.
Sejak Oktober 2008 rangkaian Gajayana diubah menjadi kereta Argo.
Pasca Lebaran 2009, rangkaian KA Gajayana diubah menjadi seperti Pesawat (keluaran 2009) dan kereta Gajayana retrofit kini digunakan untuk KA Bangunkarta Eksekutif sejak 5 Desember 2009.


Kereta api "TAKSAKA"
Tujuan : Jakarta - Yogyakarta

Kereta api Taksaka mulai dioperasikan pada tanggal 19 September 1999.Perjalanan sejauh 517 km ditempuh dalam waktu lebih dari 7 jam.Pada tanggal 17 Oktober 2001 diluncurkan KA Taksaka II yang menawarkan perjalanan pagi hari dari Yogyakarta ke Jakarta dan pada malam hari dari arah sebaliknya, sehingga sejak itu terdapat dua alternatif pilihan perjalanan KA Taksaka pada pagi dan malam hari dari stasiun Yogyakarta - Gambir atau sebaliknya.Rangkaian KA Taksaka terdiri atas 8 kereta kelas eksekutif dan memiliki kapasitas sebanyak 416 tempat duduk
Kereta api "SEMBRANI"
.
Tujuan : Jakarta (PS.Senen) - Surabaya (PS.Turi)
Peluncuran perdana KA Sembrani dilakukan pada tanggal 1 Oktober 1995. Produk ini merupakan pembaharuan dan inovasi dari KA Mutiara Utara yang sudah beroperasi mendahuluinya.
Kereta api yang memiliki kapasitas 416 tempat duduk ini (8 kereta kelas eksekutif) menawarkan alternatif perjalanan pada malam hari melalui lintas Utara Pulau Jawa dengan waktu tempuh sekitar 10 jam 30 menit dan hanya berhenti di Stasiun Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu dan Bojonegoro .

SUMBER :

0 komentar:

Poskan Komentar